Identifikasi "Teks Jangan Sombong"
1.Kalimat kompleks
2.Kalimat simpleks
3.Kata rujukan
4.Kalimat empatik
5.Kalimat enklamatik
Masing-masing paragraf
bahasaindonesia9
Selasa, 15 Agustus 2017
Jumat, 28 Oktober 2016
Menuliskan kalimat utama dan gagasan utama
Banyak game online yang isinya tidak pantas untuk dikonsumsi oleh
anak-anak. Wanita yang berpakaian tidak pantas dan serba terbuka sudah lazim
ditemui di gamegame yang beredar.
Anak yang bermain game online secara berlebihan
dapat membuat anak itu menjadi tidak bisa lepas dari kehidupan yang
dijalaninya. Oleh karena itu, banyak di antara mereka mengabaikan kehidupan
nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat menjadi dampak
yang tidak dapat dihindari apabila anak- anak terlalu banyak menghabiskan waktu
untuk bermain game online.
Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.
Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.
Alasan pertama, Greenfield mengatakan bahwa game online dapat memengaruhi kemampuan anak ke arah positif seperti merangsang saraf motorik mereka dalam bereaksi, melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi, dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah.
Alasan berikutnya adalah data yang menyatakan bahwa ada
korelasi negatif, yaitu anak yang bermain game
online menjadi tidak peduli dengan lingkungan. Anak hanya akan peduli pada dirinya sendiri. Penelitian yang
dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada 2009 mengatakan bahwa
ada hubungan antara kecenderungan game
online dengan ranah keterampilan sosial, yaitu korelasi negatif yang signifikan antara
kecanduan game online dan
sensitivitas emosional serta ekspresi sosial.
Teks Tanggapan Kritis
Identifikasikanlah kalimat utama masing-masing paragraf pada teks tanggapan kritis di bawah ini dan jadikan ringkasan !
Di Indonesia homeschooling
yang juga disebut sekolah rumah atau sekolah mandiri sudah ada sejak lama.
Tidak ada sebuah definisi tunggal mengenai homeschooling. Sekolah rumah dianggap sebagai model alternatif belajar
selain di sekolah. Salah satu pengertian umum sekolah rumah adalah sebuah
keluarga yang memilih untuk bertanggung jawab sendiri atas pendidikan
anak-anaknya dengan berbasis di rumah. Pada sekolah rumah orang tua bertanggung jawab sepenuhnya atas
proses pendidikan anak. Sementara itu, pada sekolah formal tanggung jawab itu
diberikan kepada guru dan sekolah.
Walaupun orang tua menjadi penanggung jawab utama, pendidikan sekolah
rumah tidak hanya dan tidak harus dilakukan oleh orang tua. Selain mengajar
sendiri, orang tua dapat mengundang guru privat, mendaftarkan anak pada kursus,
melibatkan anak pada proses magang (internship),
dan sebagainya. Sesuai dengan namanya, proses sekolah rumah memang berpusat di
rumah. Meskipun demikian, proses sekolah rumah umumnya tidak hanya mengambil
lokasi di rumah, tetapi juga dapat menggunakan lokasi di tempat lain, sarana
apa saja, dan di mana saja.
|
Keberadaan sekolah rumah telah diatur dalam UU Nomor
20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal 27 ayat (10) menyatakan
bahwa kegiatan pendidikan informal yang dilakukan oleh keluarga dan
lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Dalam praktiknya,
sekolah rumah tidak harus memenuhi penyetaraan pendidikan. Pendidikan
kesetaraan adalah hak dan bersifat opsional. Jika praktisi sekolah rumah
menginginkan penyetaraan pendidikan, mereka dapat menempuhnya. Jika tidak,
mereka tetap dapat memilih dan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.
Meskipun demikian, penyetaraan ini digunakan agar hasilnya setara dengan
hasil pendidikan formal. Hal itu berlaku setelah melalui proses penilaian
penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah
dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Penyetaraan dalam praktik
sekolah rumah adalah penyetaraan ujian, penilaian, penyelenggaraan, dan
tujuan pendidikan. Pendidikan kesetaraan dalam ujian nasional meliputi
program Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.
Di dalam sistem pendidikan, kelebihan sekolah rumah
antara lain adalah pembelajaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak dan
kondisi keluarga; memberikan peluang untuk kemandirian dan kreativitas
individual yang tidak didapatkan dalam model sekolah umum; memaksimalkan
potensi anak sejak usia dini, tanpa harus mengikuti standar waktu yang
ditetapkan di sekolah; menyiapkan untuk terjun di dunia nyata (real world) karena proses
pembelajarannya berdasarkan kegiatan sehari-hari yang ada di sekitarnya;
sesuai dengan pertumbuhan nilai-nilai
anak dan keluarga; terlindungi dari paparan nilai dan pergaulan yang
menyimpang(tawuran,konsumerisme,pornografi, mencontek, dsb.);
mampu bergaul dengan orang tua dan yang berbeda umur (vertical socialization), dan biaya
pendidikan dapat disesuaikan dengan keadaan orang tua.
Sementara
itu, kekurangan sekolah rumah adalah sekolah tersebut butuh komitmen dan
keterlibatan yang tinggi dari orang tua; sosialisasi seumur (peer-group socialization) relatif
rendah; anak tidak bisa bergaul secara heterogen di masyarakat; ada risiko
kurangnya kemampuan bekerja dalam tim (team
work), organisasi, dan kepemimpinan; perlindungan orang tua yang dapat
memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan
|
|
situasi sosial
dan masalah yang kompleks tidak terprediksi. Semua sistem pendidikan memiliki
kelebihan dan kekurangan. Satu sistem sesuai untuk kondisi tertentu dan
sistem yang lain lebih sesuai untuk kondisi yang berbeda. Orang tua lebih
baik mencari sistem yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak.
Pada saat ini pendidikan melalui sekolah menjadi
pilihan hampir seluruh masyarakat. Meskipun demikian, sekolah bukanlah
satu-satunya cara bagi anak untuk memperoleh pendidikan. Sekolah hanyalah
salah satu cara bagi anak untuk belajar dan memperoleh pendidikannya.Sebagai sebuah institusi/
sistem belajar, sekolah tidaklah sempurna. Itulah sebabnya, selalu ada
peluang pembaruan untuk memperbaiki sistem pendidikan.
Sebagai sosok yang bertanggung
jawab untuk mengantarkan anak-anak menuju masa depannya, orang tua memiliki
tanggung jawab dan pilihan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Sekolah rumah menjadi
alternatif pendidikan yang rasional bagi orang tua. Tugas orang tua adalah
memastikan bahwa kita telah memberikan yang maksimal untuk anak-anak kita
dengan segala batasan yang kita miliki.
|
Langganan:
Postingan (Atom)