Banyak game online yang isinya tidak pantas untuk dikonsumsi oleh
anak-anak. Wanita yang berpakaian tidak pantas dan serba terbuka sudah lazim
ditemui di gamegame yang beredar.
Anak yang bermain game online secara berlebihan
dapat membuat anak itu menjadi tidak bisa lepas dari kehidupan yang
dijalaninya. Oleh karena itu, banyak di antara mereka mengabaikan kehidupan
nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat menjadi dampak
yang tidak dapat dihindari apabila anak- anak terlalu banyak menghabiskan waktu
untuk bermain game online.
Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.
Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.
Alasan pertama, Greenfield mengatakan bahwa game online dapat memengaruhi kemampuan anak ke arah positif seperti merangsang saraf motorik mereka dalam bereaksi, melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi, dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah.
Alasan berikutnya adalah data yang menyatakan bahwa ada
korelasi negatif, yaitu anak yang bermain game
online menjadi tidak peduli dengan lingkungan. Anak hanya akan peduli pada dirinya sendiri. Penelitian yang
dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada 2009 mengatakan bahwa
ada hubungan antara kecenderungan game
online dengan ranah keterampilan sosial, yaitu korelasi negatif yang signifikan antara
kecanduan game online dan
sensitivitas emosional serta ekspresi sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar